Qivalis, perusahaan yang berbasis di Amsterdam dan didukung 37 bank dari 15 negara Eropa, mengumumkan pada 14 Oktober 2026 bahwa De Nederlandsche Bank (DNB) memberinya izin sebagai lembaga uang elektronik atau Electronic Money Institution (EMI). Izin tersebut menempatkan Qivalis dalam pengawasan berkelanjutan bank sentral Belanda dan membuatnya memenuhi syarat untuk menerbitkan electronic money token (EMT) berdenominasi euro.
Izin EMI ini adalah satu tahap regulasi, bukan pengumuman bahwa stablecoin Qivalis sudah beredar. Perusahaan menyebut penerbitan token direncanakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Sebelum itu, penerbitan tetap harus mengikuti ketentuan Uni Eropa melalui Markets in Crypto-Assets Regulation (MiCA) dan didahului publikasi white paper. Qivalis juga menyatakan bahwa saat ini perusahaan belum menerbitkan uang elektronik atau menyediakan layanan pembayaran kepada publik.
Qivalis mengatakan model distribusinya akan menghubungkan bisnis melalui mitra yang memenuhi syarat, termasuk bank, bursa, penyedia layanan pembayaran, dan pelaku infrastruktur pasar. Perusahaan menyebut token euro tersebut sedang dirancang untuk pembayaran dan penyelesaian transaksi berbasis blockchain. Namun, pengumuman izin tidak merinci tanggal penerbitan yang pasti, jaringan yang akan digunakan, atau mitra yang akan mendistribusikannya. Karena itu, penggunaan token tersebut belum dapat dianggap tersedia bagi masyarakat atau nasabah bank tertentu.
Rencana Qivalis juga mencakup model cadangan penuh, menurut keterangan perusahaan. Rincian finalnya perlu dibaca bersama dokumen white paper ketika diterbitkan, karena izin EMI saja tidak menjelaskan struktur aset cadangan, mekanisme penebusan, maupun syarat penggunaan token. Perusahaan menyatakan produk akhirnya akan tunduk pada persyaratan MiCA yang berlaku untuk EMT.
Bagi pembaca Indonesia, perkembangan ini menunjukkan perbedaan antara izin lembaga penerbit, kepatuhan produk, dan peluncuran token. Keputusan DNB berlaku dalam kerangka Belanda dan Uni Eropa; pengumuman tersebut tidak mengubah perizinan aset kripto di Indonesia.
Sumber: Qivalis — EMI authorisation from De Nederlandsche Bank. Tanggal sumber: 2026-10-14. Dirangkum 2026-10-16.





