Ledger pada 15 Oktober 2026 menerbitkan penjelasan mengenai serangan yang melibatkan perangkat dompet keras yang dimodifikasi sebelum kembali masuk ke jalur penjualan di Asia Tenggara. Menurut perusahaan, pelaku membeli perangkat Ledger asli selama beberapa bulan, membukanya, lalu memasang komponen tersembunyi yang dirancang untuk menangkap frasa pemulihan ketika perangkat disiapkan. Ledger mengatakan perangkat tersebut kemudian diedarkan kembali melalui reseller.
Perusahaan menyatakan pelaku juga menyiapkan infrastruktur untuk mengumpulkan frasa dan menguras dompet. Namun, pernyataan itu tidak merinci jumlah perangkat yang terdampak, banyaknya pengguna yang terkena, atau nilai kerugian. Ledger berjanji akan membagikan rincian teknis lebih lanjut ketika penyelidikan memungkinkan.
Ledger menegaskan bahwa menurut penyelidikannya, insiden ini bukan akibat kelemahan pada chip, sistem operasi, maupun server Ledger. Perusahaan menggambarkannya sebagai serangan pada jalur distribusi setelah perangkat keluar dari kendalinya. Klaim dan batasan tersebut berasal dari penjelasan Ledger sendiri; belum ada laporan teknis lengkap yang dipublikasikan pada saat pernyataan itu terbit.
Sebagai respons, Ledger meminta reseller dan distributor resminya menghentikan penjualan di Asia Tenggara dan Hong Kong. Perusahaan juga mengingatkan mitra bahwa perangkat yang dikembalikan tidak boleh dijual ulang, sekalipun tampak baru dan masih tersegel. Aturan baru yang diumumkan mencakup menyimpan stok di belakang toko, tidak memajang perangkat di rak, menyerahkannya kepada pembeli saat transaksi, serta segera melaporkan produk yang terlihat tidak biasa.
Insiden ini menyoroti bahwa keamanan dompet perangkat keras juga bergantung pada kondisi fisik dan rantai distribusi, bukan hanya perangkat lunak. Pembaca yang ingin mengecek perkembangan sebaiknya merujuk pada pengumuman resmi Ledger dan kanal penjual resmi; jangan pernah membagikan frasa pemulihan kepada pihak lain.
Sumber: Ledger’s Response to the Hardware Implant Attack. Tanggal sumber: 2026-10-15. Dirangkum 2026-10-16.





